Foto udara tutupan hutan yang rapat

Konsesi yang terjaga, serat yang bisa dibuktikan.

Kami menyiapkan data yang diminta Kemenhut, PROPER, dan pembeli Eropa di setiap fase konsesi, chip plant, dan mill, lalu menyatukannya di Ailesh+.

Kebakaran, gambut, dan pembeli Eropa menguji data yang sama.

Muka air gambut, poligon blok, dan meter energi mill dipakai ulang oleh setiap kewajiban. Siapkan sekali dengan benar, dan izin, akses pasar, serta biaya energi terjaga bersamaan.

Risiko

Kebakaran di konsesi kini cepat berujung pembekuan atau pencabutan PBPH. Mulai 30 Desember 2026, kayu, pulp, dan kertas yang masuk Uni Eropa juga harus terbukti bebas deforestasi sejak akhir 2020.

19 dari 26 pemegang izin yang disanksi karena kebakaran 2026 adalah PBPH hutan tanaman.

Berdasarkan Kemenhut melalui Antara, 2026

Peluang

Pembeli yang sedang menyaring rantai pasoknya mencari pemasok dengan bukti asal serat yang rapi. Gambut yang dipulihkan dan areal konservasi kini juga bisa menghasilkan unit karbon.

USD 8,17 miliar ekspor pulp dan kertas Indonesia pada 2025.

Berdasarkan Kemenperin melalui Antara, 2026

Prioritas

Petakan gambut, HCV, dan poligon di seluruh basis pasokan, lalu pasang sumur pantau dan meter sebelum mill beroperasi. Data itu mengisi berkas uji tuntas EUDR, dokumen PROPER, dan laporan PSPK sekaligus.

  • EUDR

    berlaku 30 Des 2026 untuk perusahaan besar dan menengah serta operator kayu mikro dan kecil yang sudah tunduk EUTR; 30 Jun 2027 untuk mikro dan kecil lainnya

    Kayu, pulp, dan kertas wajib bebas deforestasi dan degradasi hutan sejak 31 Des 2020, dengan geolokasi setiap plot. Produk cetakan sudah dikeluarkan dari cakupan.

    Berdasarkan Komisi Eropa, 2026; Stibbe, 2025

  • PROPER (Permen LH/BPLH 7/2025)

    siklus tahunan

    Pengendalian kerusakan gambut masuk penilaian ketaatan bagi usaha di lahan gambut.

    Berdasarkan JDIH BPK

  • Perdagangan karbon kehutanan (Permenhut 6/2026)

    berlaku sejak 13 Apr 2026

    Pemegang PBPH bisa menjual offset dari hutan dan gambut lewat SRUK; penjualan ke luar negeri memerlukan otorisasi.

    Berdasarkan JDIH BPK

Dari evaluasi areal sampai rotasi berikutnya, satu rangkaian data.

Data yang diminta regulator dan pembeli mulai terbentuk sejak areal dipetakan. Pilih fase Anda untuk melihat apa yang harus siap.

Fase 1: Peta gambut dan HCV menentukan berapa hektare yang ditanam.

Gambut dalam dan areal HCV tidak boleh ditanami, dan blok yang dibuka setelah 2020 tertutup bagi pasar Eropa. Luas tanam efektif inilah yang menentukan kapasitas mill yang masuk akal.

Yang harus siap

    • 1.1 Gambut lindung dan budidaya

      Petakan kedalaman gambut per kesatuan hidrologis; gambut 3 meter atau lebih dan paling sedikit 30% tiap kesatuan berfungsi lindung.

      Berdasarkan PP 71/2014 jo. PP 57/2016

    • 1.2 Bukti bebas deforestasi dan degradasi

      Cek tutupan hutan per 31 Desember 2020 untuk konsesi sendiri, mitra, hutan rakyat, dan pemasok pasar terbuka.

    • 1.3 HCV, koridor satwa, dan FPIC

      Survei flora, fauna, dan klaim masyarakat adat, lalu jalankan FPIC dengan peta partisipatif sebelum blok dibuka.

Fase 2: Tata air dan efisiensi mill ditetapkan di atas kertas.

AMDAL, rencana kerja PBPH, dan Persetujuan Teknis cerobong merujuk angka desain yang sama. Batas air, listrik, dan emisi per ton paling murah dipenuhi di gambar desain, jauh sebelum ada retrofit.

Yang harus siap

    • 2.1 Satu AMDAL untuk konsesi dan mill

      Satu kajian mencakup blok tanaman, jalan hutan, kanal, dan mill, termasuk rencana pencegahan kebakaran.

    • 2.2 Desain tata air gambut

      Gambar sekat kanal, zona lindung, dan titik penaatan muka air sebelum kanal pertama digali.

      Berdasarkan PP 57/2016

    • 2.3 Mill sesuai Standar Industri Hijau

      Rancang pemulihan kondensat dan loop air putih agar paper machine memenuhi batas per ton produk.

      air paling banyak 13 m³ per ton kertas non-deinking

      Berdasarkan Permenperin 49/2020

Fase 3: Sekat kanal selesai sebelum kemarau pertama.

Tahun pembangunan paling rawan kebakaran karena lahan dibuka, kanal digali, dan pekerja baru berdatangan. Tanam tanpa bakar yang terdokumentasi menentukan apakah PBPH bertahan sampai panen pertama.

Yang harus siap

    • 3.1 Sekat kanal dan sumur pantau

      Pasang sesuai desain sebelum blok ditanami, lalu rekam muka air di titik penaatan sejak hari pertama.

      Berdasarkan PP 57/2016

    • 3.2 Tanam tanpa bakar

      Dokumentasikan penyiapan lahan dengan foto bertanggal dan citra satelit, dan sepakati desa bebas api sebelum kemarau.

    • 3.3 Registri blok dan kontraktor

      Catat poligon, klon, dan tanggal tanam setiap blok, serta upah, jam kerja, dan usia pekerja kontraktor.

Fase 4: Tahun pertama mill menjadi pembanding setiap ton pulp.

Intensitas air, energi, dan emisi di tahun-tahun berikutnya dibandingkan dengan tahun ini, begitu juga emisi lahan gambut. Meter dan sensor yang tersambung sebelum produksi komersial membuat angka itu bisa diaudit.

Yang harus siap

    • 4.1 SPARING, CEMS, dan SLO

      Sambungkan pemantauan air limbah online dan CEMS cerobong ke sistem kementerian, lalu ajukan Surat Kelayakan Operasional.

      Berdasarkan Permen LHK P.93/2018 jo. P.80/2019 dan Permen LHK 13/2021

    • 4.2 Baseline mill dan lahan

      Audit energi, neraca air per ton pulp, dan inventarisasi GRK yang memisahkan emisi mill dari emisi gambut.

    • 4.3 Uji coba berkas EUDR

      Jalankan uji tuntas per pengapalan bersama importir sebelum 30 Desember 2026: geolokasi blok, bukti legalitas SVLK, dan penilaian risiko.

Fase 5: Gambut menjaga izin, energi menjaga margin.

Muka air yang terjaga mempertahankan PBPH, sementara black liquor dan kulit kayu menekan biaya energi mill. Angka yang sama mengisi bukti PROPER dan laporan PSPK.

Yang harus siap

    • 5.1 Dari Hijau menuju Emas

      Bangun bukti efisiensi energi dan air, LCA, 3R lumpur dan dregs, KEHATI, dan SROI program desa.

    • 5.2 Gambut sepanjang kemarau

      Rawat sekat kanal, jaga muka air 0,4 meter atau lebih dangkal, dan pulihkan areal terbakar dalam 30 hari.

      10.959 ha terbakar di areal pemegang izin kehutanan yang disanksi pada 2026

      Berdasarkan PP 57/2016; Kemenhut melalui Antara, 2026

    • 5.3 Uji tuntas dan laporan emiten

      Siapkan berkas EUDR untuk setiap pengapalan dan cocokkan kayu masuk dengan produksi blok asalnya. Bagi emiten, PSPK 1 dan 2 mulai diterapkan bertahap pada 2027.

      Berdasarkan IAI, 2025

Fase 6: Rotasi berikutnya bisa mengembalikan lahan menjadi hutan.

Riap yang naik di setiap rotasi menurunkan luas tanam per ton pulp, sehingga kanal di zona lindung bisa ditutup. Lini paperboard atau viscose baru juga mengubah angka yang sudah diizinkan.

Yang harus siap

    • 6.1 Tanam ulang dengan poligon baru

      Petakan ulang setiap rotasi untuk RKT dan berkas EUDR, dengan citra yang membuktikan tidak ada perluasan ke hutan alam.

    • 6.2 Restorasi gambut menjadi unit karbon

      Tutup kanal di zona lindung, basahi kembali, lalu daftarkan sebagai offset dengan MRV dan verifikasi independen.

      hanya 1–3% gambut yang terbakar pada 2015–2019 kembali menjadi hutan

      Berdasarkan Permenhut 6/2026; Pantau Gambut melalui Antara, 2026

    • 6.3 Perubahan izin untuk lini baru

      Sesuaikan izin sebelum lini paperboard, viscose, atau retrofit boiler beroperasi; perubahan tanpa penyesuaian izin kini bisa didenda.

      Berdasarkan Permen LH/BPLH 6/2026

Titik-titik yang menentukan izin dan nilai serat Anda.

Setiap unit punya kewajiban dan datanya sendiri, dari blok di gambut sampai gulungan di paper machine. Buka satu per satu.

Pembibitan dan blok tanaman

Klon akasia atau ekaliptus dibesarkan di pembibitan, lalu ditanam per blok dengan rotasi lima sampai enam tahun.

  • Emisi
  • KEHATI
  • Limbah
  • K3

Yang bisa Anda kelola

  • Catat klon dan tanggal tanam per blok
  • Kelola kemasan pestisida sebagai limbah B3
  • Siapkan poligon setiap blok untuk uji tuntas

19 dari 26 pemegang izin yang disanksi karhutla 2026 adalah PBPH HTI

Sumber: Kemenhut via Antara, 2026

Lahan gambut dan tata air

Kanal, sekat kanal, dan sumur pantau mengatur muka air gambut, yang menentukan emisi, penurunan tanah, dan risiko kebakaran.

  • Emisi
  • Air
  • K3

Yang bisa Anda kelola

  • Jaga muka air 0,4 meter atau lebih dangkal
  • Rekam sumur pantau secara online
  • Pulihkan areal terbakar dalam 30 hari

0,4 m batas muka air gambut budidaya di titik penaatan

Sumber: PP 57/2016

Desa, masyarakat adat, dan kamp

Desa dan masyarakat adat hidup di dalam dan sekitar konsesi, sementara pekerja kontraktor tinggal di kamp di dalam areal.

  • Masyarakat
  • K3
  • Air

Yang bisa Anda kelola

  • Jalankan FPIC sebelum blok baru dibuka
  • Catat upah, jam kerja, dan usia pekerja kontraktor
  • Buka saluran pengaduan yang tercatat dan dijawab

31 konflik agraria di sektor kehutanan pada 2025

Sumber: KPA via GoodStats, 2026

Pemanenan dan angkutan kayu

Kayu ditebang mekanis lalu diangkut ke chip plant dengan truk atau tongkang, dan legalitasnya dicatat per blok.

  • Emisi
  • K3
  • Masyarakat

Yang bisa Anda kelola

  • Catat volume per blok sampai chip plant
  • Terapkan K3 gergaji rantai bagi kontraktor
  • Hitung solar armada sebagai emisi Scope 1

Woodyard dan chip plant

Kayu dikupas, dicacah, dan disaring, lalu kulit kayu dan serbuknya dikirim ke power boiler sebagai bahan bakar.

  • Energi
  • Emisi
  • Limbah

Yang bisa Anda kelola

  • Cocokkan kayu masuk dengan produksi blok asalnya
  • Pasang VSD pada motor chipper dan konveyor
  • Kendalikan debu dan bising di batas pabrik

Pulp mill dan recovery boiler

Serpih dimasak dan diputihkan, lalu black liquor dibakar di recovery boiler untuk energi dan pemulihan bahan kimia.

  • Energi
  • Emisi
  • Air
  • Limbah

Yang bisa Anda kelola

  • Sambungkan CEMS recovery boiler dan lime kiln
  • Ganti bahan bakar fosil lime kiln dengan biomassa
  • Manfaatkan dregs dan grits dengan persetujuan

4.000 TOE per tahun, ambang wajib manajemen energi bagi industri

Sumber: PP 33/2023

Paper machine

Pulp dibentuk menjadi lembaran, dipres, dikeringkan dengan uap, lalu digulung; uap pengering adalah beban panas terbesar.

  • Energi
  • Air
  • Limbah

Yang bisa Anda kelola

  • Tutup loop air putih, daur ulang minimal 40%
  • Pulihkan kondensat dan panas hood pengering
  • Kembalikan broke ke proses

13 m³ air, 900 kWh per ton: batas Standar Industri Hijau, kertas non-deinking

Sumber: Permenperin 49/2020

Power boiler dan turbin

Kulit kayu dan lumpur dibakar di power boiler, dan turbin uap memasok listrik mill; batu bara kadang disiapkan sebagai cadangan.

  • Energi
  • Emisi
  • Limbah

Yang bisa Anda kelola

  • Catat neraca energi per boiler dan turbin
  • Tambah porsi biomassa, kurangi batu bara cadangan
  • Manfaatkan abu boiler dengan persetujuan

84,9% energi mill dari sumber terbarukan dan lebih bersih, produsen pulp Riau, 2024

Sumber: APRIL, 2025

IPAL dan lumpur

Air limbah diolah bertahap sampai tersier, lumpurnya dipres, lalu efluen dibuang ke sungai lewat titik penaatan.

  • Air
  • Limbah
  • Masyarakat

Yang bisa Anda kelola

  • Pantau pH, COD, TSS, dan debit secara online
  • Uji lumpur, lalu manfaatkan sebagai bahan bakar atau kompos
  • Pantau bau dan mutu sungai di hilir

Pulp dan kertas wajib memantau air limbah secara online

Sumber: Permen LHK P.80/2019

Gudang, dermaga, dan pengapalan

Bal pulp dan gulungan kertas disimpan lalu dikapalkan, dan setiap pengiriman ke Eropa membawa berkas uji tuntasnya.

  • Emisi
  • Masyarakat
  • Air

Yang bisa Anda kelola

  • Hubungkan setiap pengapalan dengan blok asal
  • Simpan data uji tuntas selama lima tahun
  • Hitung emisi angkutan per ton-km

Paling sedikit 3% operator dari negara risiko standar diperiksa tiap tahun

Sumber: Preferred by Nature, 2025

Konservasi, restorasi, dan karbon

Areal HCV, koridor satwa, dan gambut yang dibasahi kembali dijaga sebagai cadangan karbon yang bisa menjadi unit karbon.

  • KEHATI
  • Emisi
  • Masyarakat

Yang bisa Anda kelola

  • Pasang kamera jebak dan patroli di koridor satwa
  • Ukur stok karbon dengan MRV yang terverifikasi
  • Catat unit karbon di SRUK

Hanya 1–3% gambut terbakar 2015–2019 kembali menjadi hutan

Sumber: Pantau Gambut via Antara, 2026

1 / 11

Ilustrasi fasilitas tipikal; bukan gambar lokasi tertentu.

Dari sumur pantau sampai laporan PSPK, satu sumber data.

Tanpa satu sumber data, tim konsesi, mill, dan sustainability menyalin angka yang sama ke berkas berbeda, dan selisihnya baru terlihat saat audit. Ailesh+ menyatukannya: sumur pantau dan SPARING lewat IoT, emisi lahan dan mill di Carbon+, energi di Energy+, lumpur di Waste+, HCV di Biodiv+, dan program desa di Social+. PROPER+ dan ESG+ lalu menyusun laporan PROPER dan PSPK dari sumber yang sama.

Di fase mana konsesi dan mill Anda?

Ceritakan fasenya. Kami petakan data dan dokumen yang harus siap lebih dulu.