Pelatihan bersama kelompok warga

Program yang tetap hidup setelah Anda melepasnya.

Kami merancang dan mendampingi program pemberdayaan yang tumbuh dari potensi lokal, dikelola warga, dan terus berjalan setelah dukungan perusahaan berakhir.

Rencana keluar ditulis di hari pertama.

Program pengembangan masyarakat mengubah anggaran sosial menjadi usaha dan kelembagaan yang dijalankan warga sendiri. Kami memulainya dari potensi dan penggerak lokal, lalu menyiapkan jalan menuju kemandirian sejak awal. Bantuan karitatif tetap punya tempat, misalnya saat bencana, asalkan tidak menghabiskan anggaran yang seharusnya membangun kemandirian.

Anggaran sosial yang terus berbuah.

  • Kewajiban yang tertunaikan

    Program Anda memenuhi kewajiban TJSL dan tercatat rapi di laporan tahunan. Kewajiban ini berlaku bagi perseroan yang usahanya berkaitan dengan sumber daya alam, sementara perusahaan tambang juga menyusun rencana induk PPM.

    Berdasarkan UU 40/2007, PP 47/2012, dan Kepmen ESDM 1824 K/30/MEM/2018

  • Bukti untuk Hijau dan Emas

    Pemberdayaan masyarakat termasuk yang diverifikasi untuk peringkat PROPER Hijau dan Emas, dan penilaiannya kini menekankan dampak jangka panjang. Program yang mandiri dan terdokumentasi memberi bukti yang dicari tim verifikasi.

    Berdasarkan KLH/BPLH, 2025

  • Biaya yang menurun

    Program yang dijalankan kelompok warga tidak perlu didanai selamanya. Anggaran bisa dialihkan ke lokasi atau kebutuhan baru tanpa memutus manfaat yang sudah berjalan.

  • Hubungan warga yang lebih tenang

    Mekanisme keluhan dengan saluran, batas waktu, dan umpan balik yang jelas membuat masalah kecil selesai sebelum membesar. Sistem pengaduan juga menjadi syarat standar pembiayaan internasional.

    Berdasarkan IFC Performance Standard 1, 2012

Dari potensi lokal sampai usaha milik warga.

  1. Redefine

    Temukan potensi dan penggeraknya

    Kami memakai social mapping untuk menemukan kebutuhan, sumber daya, dan champion lokal yang dipercaya warga. Program yang sudah berjalan dievaluasi lebih dulu, agar yang berhasil tetap dipertahankan.

    Anda terima: peta potensi dan champion lokal, serta evaluasi program yang ada.

  2. Design

    Rancang program bersama warga

    Kami menyusun tujuan, indikator, anggaran, peran, dan model usaha bersama kelompok, lalu mengujinya dalam skala kecil. Mekanisme keluhan dan rencana keluar disepakati di tahap ini.

    Anda terima: desain program, model usaha, mekanisme keluhan, dan rencana keluar.

  3. Accelerate

    Dampingi sampai mandiri

    Kami mendampingi pelatihan teknis dan pembukuan usaha, lalu memperkuat kelompok, koperasi, atau BUMDes yang mengelolanya. Kami juga membuka akses ke pembeli tetap dan program pemerintah daerah.

    Anda terima: kelembagaan warga yang punya aturan, pengurus, dan pasar.

  4. Accelerate

    Ukur, dokumentasikan, lalu serahkan

    Kami mengukur hasil program beserta dampak sosial dan lingkungannya, menyusun dokumentasi inovasi sosial untuk PROPER, lalu menyerahkan program ke kelembagaan warga sesuai rencana.

    Anda terima: dokumen inovasi sosial berbasis data dampak dan serah terima yang tercatat.

Satu data untuk laporan CSR dan PROPER.

Data peserta, kegiatan, dan indikator program sering tersebar di catatan pendamping dan lembar kerja yang berbeda. Social+ menyatukannya lewat manajemen program dan data lapangan, menghitung SROI dan dampaknya, lalu menyusun laporan otomatis. Laporan CSR, PROPER, dan keselarasan SDGs memakai angka yang sama.

Rancang program yang suatu hari berjalan sendiri.

Ceritakan lokasi, program yang sudah berjalan, dan targetnya. Kami bantu menentukan titik mulainya.